Cara pengolahan makanan dengan pengalengan ditemukan tahun 1804 dan secara lengkap dianggap berhasil pada tahun 1809. Penemunya adalah Nicolas Appert (Perancis) yang berupaya menyambut sayembara pemerintah negerinya tahun 1793, yakni tersedia hadiah 12 ribu franc bagi seseorang yang menemukan cara baru pengawetan makanan bagi bekal tentara Perancis.
Ia meletakkan makanan dalam botol bermulut lebar, ditutup secara hati-hati dengan gabus kemudian dipanaskan dalam air mendidih pada tahun 1918, Peter Durand (Inggris) mempunyai ide mengganti botol gelas dengan kaleng logam, tapi gagal karena berkarat. Pengalengan menjadi populer setelah besi berlapis timah dikembangkan pada tahun 1839.



